Login
Kembali ke daftar artikel

Tips & Trik: Senar Putus Terus? Mitos vs Fakta Seputar Tarikan Senar Raket

Bagi pemain badminton—baik pemula maupun yang sudah veteran di lapangan—masalah senar raket sering kali memicu perdebatan hangat.

Tips & Trik: Senar Putus Terus? Mitos vs Fakta Seputar Tarikan Senar Raket
Gambar utama artikel — ketuk untuk perbesar

Bagi pemain badminton—baik pemula maupun yang sudah veteran di lapangan—masalah senar raket sering kali memicu perdebatan hangat. Ada yang bilang tarikan senar harus setinggi mungkin agar smash bisa sekeras petir, ada juga yang mengeluh senarnya baru dipakai dua kali Mabar (Main Bersama) langsung putus.

Sebelum Anda menyalahkan tukang senar di toko langganan, mari kita bedah mitos vs fakta seputar tarikan senar raket!

Mitos 1: "Makin Tinggi Tarikan Senar, Makin Kencang Pukulan Smash"

  • FAKTA: TIDAK SELALU. Tarikan senar yang tinggi (28–32 lbs) membuat papan senar menjadi sangat keras seperti papan kayu. Area sweet spot (titik ideal pukulan pada raket) menjadi jauh lebih kecil.

  • Efeknya: Pukulan Anda memang akan meluncur sangat cepat JIKA Anda memiliki kekuatan pergelangan tangan (wrist power) dan teknik layaknya pemain profesional. Namun, jika pergelangan tangan belum siap, pukulan justru terasa "bantat", bahu cepat pegal, dan risiko cedera otot bertambah.

  • Tarikan yang lebih rendah (20–24 lbs) justru memberikan efek pantulan (trampoline effect) yang lebih besar, membantu pemula menghasilkan tenaga tanpa harus menguras otot tangan.

 

Panduan Tarikan Senar yang Ideal

Tingkat Kemahiran Rekomendasi Tarikan (lbs) Karakteristik
Pemula (Beginner) 20 – 22 lbs Sweet spot luas, pantulan alami tinggi, tidak membebankan pergelangan tangan.
Menengah (Intermediate) 23 – 25 lbs Keseimbangan antara kontrol bola dan tenaga pukulan.
Lanjutan (Advance/Pro) 26 lbs ke atas Kontrol akurasi bola sangat tinggi, butuh teknik & tenaga pergelangan tangan yang matang.

 

Pilih Senar: Tebal vs Tipis

  • Senar Tipis (0.61 mm – 0.63 mm): Menghasilkan suara nyaring (hitting sound) dan daya pantul (repulsion) luar biasa, tetapi lebih rapuh dan gampang putus.

  • Senar Tebal (0.66 mm – 0.70 mm): Mengutamakan daya tahan (durability). Cocok untuk Anda yang hemat anggaran dan tidak ingin sering ke toko raket.

Tips Ekstra dari Komunitas: Jangan sekali-kali meninggalkan raket badminton di dalam bagasi mobil yang terparkir di tempat panas! Suhu panas membuat bahan senar memuai, melemahkan struktur seratnya, dan membuatnya sangat gampang putus saat dipakai mabar berikutnya.